Indonesia Diminta Tolak Kehadiran Timnas Israel di Piala Dunia U-20

Mancanegara  
Timnas Israel yang lolos Piala Dunia U-20 di Indonesia pada 2023.

JAKARTA -- Timnas Israel dipastikan lolos ke Piala Dunia U-20. Dengan begitu, timnas dari negara Zionis tersebut bakal berlaga di Indonesia yang ditunjuk Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) sebagai tuan rumah ajang bergengsi tersebut pada 2023. Adapun Piala Dunia U-20 berlangsung pada 20 Mei-11 Juni 2023. Indonesia sudah menawarkan enam stadion yang diinspeksi FIFA.

Lokasinya adalah Stadion Jakabaring (Kota Palembang), Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Kabupaten Bandung), Stadion Manahan (Kota Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Kota Surabaya), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Kabupaten Gianyar).

Lolosnya timnas Israel menjadi masalah karena Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara tersebut. Bahkan, Indonesia pernah menolak bertanding dengan timnas Israel dalam fase menuju Piala Dunia 1958 di Swedia. Langkah timnas Indonesia menghindar bermain sebagai upaya tidak mengakui eksistensi Israel di dunia yang menjajah bangsa Palestina. Hal itu juga merupakan kebijakan pemerintah Orde Lama pada era Sukarno.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Kini, kebijakan diplomatik Indonesia masih tetap mendukung Palestina merdeka. Indonesia juga belum mengakui Israel. Kedatangan timnas Israel ke Indonesia pada tahun depan bakal memicu gelombang penolakan, meski PSSI tidak masalah.

Warganet pun mulai mengumandangkan penolakan bagi Indonesia untuk menerima kedatangan timnas Israel. Akun Twitter @IndonesiaBds pun menjelaskan alasan mengapa Indonesia harus menolak Israel.

"Keterlibatan Asosiasi Sepak Bola Israel beserta Puma sebagai sponsor tunggalnya dalam melanggengkan permukiman ilegal Israel adalah bentuk pemutihan terhadap kejahatan HAM Israel terhadap Palestina, termasuk dunia olahraga Palestina," begitu sebagian cuplikan ulaan akun tersebut.

"Tolong larang Zionis, Israel tanding di Jakarta Pak Ketum PSSI @iriawan84. Kalau alasan olahraga gak boleh campur aduk politik, pertanyaannya: "Kenapa Rusia dilarang FIFA ikut Piala Dunia ? Kedua-duanya sama-sama menjajah negara lain bukan? Contohlah Bung Karno, Pak Ketum!," kata akun Twitter @hanifyahyaasya1.

Suara yang disampaikan akun Twitter @RagilSemar mendapatkan respon ribuan warganet. "Tolak timnas Israel!!! Yang setuju, mohon tunjukkan dengan retweet yang cinta Israel, silakan diem aja."

Akun @Rude_umasugi mengusulkan ide bukan menolak Israel, melainkan timnas Indonesia memilih mundur. "Jangan tolak Israel tapi serukan saja Indonesia mengundurkan diri jadi tuan rumah, karena Israel sudah lolos kualifikasi jadi mereka berhak main, urusan mendukung Palestina ya dengan mengundurkan diri itu..."

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image