TRT World Siarkan Semaraknya Buka Puasa Ramadhan di London

Mancanegara  

LONDON -- Tayangan semaraknya berbuka puasa di London, masif dibagikan di media sosial, khususnya Twitter. Video yang ditayangkan TRT World tersebut sebenarnya menggambarkan semarak Ramadhan di ibu kota Inggris tersebut. Hanya saja, video tersebut masih relevan dengan kondisi sekarang.

Video dimulai ketika Melda Dogan menunjukkan kepada penonton tentang semangat Ramadhan di London. "Hari ini saya di Perpustakaan Britania, hari ini saya di Trafalgar Square satu dari tempat sangat ikonik di London, selanjutnya kita di sini di Stadion Wembley," kata Melda menunjukkan semaraknya buka puasa bersama di beberapa sudut Kota London yang videonya viral di medsos dikutip di Jakarta, Sabtu (9/4/2022).

Melda pun menunjukkan kerumunan yang di belakangnya kala ratusan orang yang berkumpul bersiap berbuka puasa. Kegiatan berbuka puasa bersama di London semula diinisiasi sebuah grup relawan yang bersama mengorganisasi makanan berbuka puasa di beberapa tempat ikonik di London selama bulan suci Ramadhan.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Proyek ini diinisiasi olehgrup mahasiswa sejak tujuh tahun lalu untuk melayani mahasiswa yang hidup jauh dari rumah. Kini, kegiatan tersebut menjadi satu dari acara besar Ramadhan di Inggris. Hal itu lantaran kegiatan buka bersama diadakan di Trafalgar Square, Perpustakaan Britania, Stadion Wembley.

"Untuk pertama kalinya dalam sejarah Inggris kita berbuka di Stadion Wembley, dan untuk berbuka puasa di sini tak pernah (terbayangkan) dalam mimpi paling liar," kata Pendiri Ramadan Tent Project Omar Salha.

Kegiatan tersebut juga didudukung Wali Kota London Sadiq Khan. Dia mengapresiasi kegiatan buka bersama yang diadakan sekelompok pemuda Muslim tersebut. "Ada beberapa orang yang mengobarkan kebencian mencoba mencari perbedaan di antara kami, salah satu hal yang luar biasa tentang Ramadan Tent Project adalah membantu mematahkan mitos-mitos tentang iman Islam," kata Sadiq.

Ternyata, mereka yang ikut kegiatan berbuka tidak melulu pemeluk Islam. Seseorang remaja laki-laki mengaku, mencoba mengikuti kegiatan berbuka puasa untuk mendapatkan pengalaman baru. "Pengalaman berbuka saya di sini menakjubkan, saya mendapatkan macam perbedaan budaya, saya sebenarnya Kristiani," kata sang pemuda tersebut.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Eagle flies alone...

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image